Bupati Winarti Membuka Kegiatan TMMD Yang Ke-112 Bersama Kodim 0426 Tulang Bawang

8

GERBANGTIMURNEWS.COM-TUBA: Bupati Tulang Bawang, Winarti membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 Kodim 0426 Tulang Bawang di Kampung Gunung Tapa Ilir, Kecamatan Gedung Meneng, Rabu,15 September 2021.

Kegiatan dihadiri Kepala Seksi Teritorial Korem 043/Gatam Kolonel Kav Thomas Rudyanto,SH, Ketua DPRD Tuba Sopi’i, SH, Kapolres Tuba AKBP Hujra Soumena, S.IK., MH, Dandim 0426/TB Letkol Kav Joko Sunarto, S.Sos., M.Han, Kabidpotdirga Lanud P.M. Bunyamin Letda Sus Adam, Kasi Intel Kejari Tuba Leonardo Adiguna, SH., MH,Kasat pengamanan Rutan Tuba Dedi Raindra, SH., MH, Ka.Kemenag Drs.Hi.Sanusi, Perwakilan PT SGC A. Mudakir, Perwakilan PT ILP Wujud, Perwakilan BRI Tuba, Camat Gedung Meneng Rahmat, ST, Para Kakam se-Kec. Gedung Meneng, Ketua Persit KCK Cabang XLIX Kodim 0426/TB beserta Pengurus Persit, Para Todat, Toga dan Tomas dan Masyarakat Kmp. Gunung Tapa Ilir.

Pada kesempatannya Bupati Tuba Winarti mengatakan,TMMD banyak memberikan pelajaran berharga pentingnya semangat gotong royong membangun bangsa.

“TMMD sangat bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat banyak baik dari pembangunan fisik dan non fisik yang dilakukan. Semoga program ini, semakin meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian rakyat,” kata Winarti saat membuka TMMD.

Dandim 0426 Tulang Bawang, Letkol Kav Joko Sunarto, S. Sos, M. Han, menjelaskan TMMD ke-112 mengusung tema “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”.

“TNI Manunggal Membangun Desa bertujuan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan bersifat fisik maupun non fisik,” kata dia.

Dansatgas TMMD ini menuturkan, pelaksanaan dimulai hari ini hingga 14 Oktober 2021 mendatang, melibatkan 150 personelnya dan 100 orang masyarakat setiap harinya.

Kata dia, terdapat tiga pembangunan di bidang fisik. Pertama, lanjut dia, pembukaan badan jalan sepanjang 1 KM dengan lebar 12 meter di Kampung Gunung Tapa Ilir, Kecamatan Gedung Meneng.

Kedua, pembuatan gorong-gorong plat beton dengan panjang 2 meter dan lebar 7 meter. Ketiga, yakni merehab Masjid Jami’rodhotul Jannah dengan luas bangunan 20×20 meter.

“Sementara sasaran kegiatan non fisik, akan memberikan pelayanan dan penyuluhan kepada masyarakat,” terang dia.

Laporan: (Nurwan)