Bupati Mamasa Ramlan Badawi Pantau Puskesmas Sumarorong Sekaligus Serahkan Bantuan Uang Tunai 

721

GERBANGTIMURNEWS.COM-MAMASA- Bupati Mamasa DR.H.Ramlan Badawi,MH Sekaligus Ketua Umum Satgas Covid-19 di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar) akhirnya Turun Langsung kelapangan Memantau Kondisi Penyebaran Virus Covid 19 yang Kian Hari Kian Bertambah, Minggu 04 Juli 2021.

Kunjungan Bupati selaku ketua umum satgas yang di pantau adalah, Kecamatan Sumarorong, merupakan Kecamatan Di Kabupaten Mamasa Yang Mengalami Lonjakan Angka untuk Warga Terpapar Covid-19.

 

Bupati Ramlan Badawi menjelaskan bahwa, Proses Pemeriksaan Rapid Antigen hari ini, hasilnya sebanyak 38 orang khusus Warga Kecamatan Sumarorong Dinyatakan Positif Covid-19,”katanya

 

“Tempat pemeriksaan Rapid Antigen di lakukan Di Puskesmas Sumarorong dan Bupati Mamasa langsung memerintahkan Seluruh Stakeholder Untuk Ikut Aktif Melakukan Pemantauan Dan Pencegahan Penyebaran Virus Corona Dengan Cara Penyemprotan Desinfektan Di Tempat-Tempat Yang Dianggap Rawan Penyebaran Virus Corona.

 

Bupati Selaku Ketua Satgas Covid 19 di Kabupaten Mamasa langsung perintahkan anggota untuk melakukan penyemprotan di beberapa wilayah seperti, Rumah Makan, Pasar, Kantor Pemerintahan Maupun Swasta, Cafe dan Tempat Lainnya Yang Sering Menjadi Tempat Pertemuan Masyarakat Satu Dengan Lainnya,”ujar Bupati

 

“Selain Bupati Perintahkan Penyemprotan Desinfektan,Bupati Juga Menghimbau Warga Kecamatan Sumarorong Dan Warga Kabupaten Mamasa Pada Umumnya Agar Membatasi Aktivitas berkerumun Yang Berpotensi Menjadi Wadah Penyebaran Virus Corona seperti Acara Syukuran, Pengantin, dan Acara-Acara Lainnya Yang bisa bikin orang ngumpul.

 

 

Bukan cuman itu Di selah-selah Pertemuan ini saya bupati Mamasa sekaligus Ketua Satgas Covid-19 menyerahkan Bantuan Kepada Warga Yang dinyatakan Positif Covid-19 Berupa Uang Senilai 500 Ribu Per Orang,”ucapnya

 

“Sedangkan Bantuan Berupa Beras diberikan Kepada Warga Yang Sedang Menjalani Karantina Mandiri Sebanyak 35 Kg per Keluarga (KK). Pemberian Bantuan tersebut Untuk Meringankan Beban Pasien Selama Masa Karantina sebab Mereka tidak Mungkin Bisa Beraktivitas Seperti Biasanya.

 

Bantuan Berupa Beras Dan Uang ini untuk Pasien Positif Covid-19 dan bantuan ini bukan Hanya Di Kecamatan Sumarorong Saja, Namun Bantuan Tersebut diberikan kepada Seluruh Warga Yang Dinyatakan Positif Covid 19 yang Sedang Menjalani Masa Karantina,”ucap bupati

 

“Dalam Kesempatan ini Melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Memerintahkan Kepala Puskesmas Sumarorong Untuk Melakukan Sterilisasi Di Puskesmas Sumarorong. Pasalnya sebanyak 8 Tenaga Medis Puskesmas Sumarorong juga Dinyatakan Positif Covid.

 

Untuk Itu saya Menghimbau Agar Pelayanan Di Puskesmas Sumarorong Di Batasi. Kalau Perlu Layanan untuk Pasien Rawat Jalan di pending dulu Untuk Sementara Waktu, Kecuali Pelayanan Terhadap Pasien Emergensi/Darurat, Proses Persalinan, Dan Pelayanan Pemeriksaan Oleh Tim Covid Tetap Berjalan Seperti Biasanya Khusus Tenaga Medis Yang Terpapar Covid Agar Diistrahatkan Dulu Sampai Kondisinya Membaik,”katanya

 

Ditempat Terpisah, jubir satgas covid 19 (Demma Elo Pena) saat di hubungi lewat Via Telepon mengatakan bahwa Per Tanggal 04 Juli 2021 Jumlah Warga Kabupaten Mamasa Yang Dinyatakan Positif Covid-19 sebanyak 106 Orang Yang Tersebar Di Beberapa Kecamatan Di Kabupaten Mamasa.

 

“Jumlah Warga Kabupaten Mamasa Yang Terpapar Covid diantaranya Berada Di Kecamatan Sumarorong Sebanyak 38 Orang, Kecamatan Mamasa 38 Orang,

Kecamatan Bambang Sebanyak 23, Kecamatan Tawalian 7 orang. Dan Total keseluruhan Warga Kabupaten Mamasa yang terkonfirmasi Positif Covid sebanyak 106 orang,”tutup jubir

Laporan: Andi Rusli