48 Kampung Dapat Bantuan Hibah dari Pemkab Tuba

8

Gerbangtimurnews.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Gelontorkan Bantuan Hibah sebesar Rp.960 Juta Kepada 48 Kampung Setulangbawang yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam).

Uang tersebut akan dipergunakan oleh masing-masing kampung untuk berbagai keperluan dan kebutuhan dalam Pelaksanaan pesta demokrasi tingkat Kampung atau Pilkakam yang akan digelar secara serentak pada 17 Maret 2022.

Menurut Bupati Tulangbawang Winarti,mengatakan pemberian bantuan hibah kepada kampung-kampung yang akan melaksanakan pemilihan bukan merupakan hal baru bagi dirinya selama menjadi pemimpin kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nenggah Nyappur.

Bantuan kepada kampung yang akan melaksanakan Hajatan Demokrasi,wujud perhatian pemerintah agar pelaksanaanya sesuai harapan seluruh lapisan masyarakat.

“Sudah diberikan bantuan Hibah melalui masing-masing rekening Panitia pelaksana totalnya Rp.960,Juta Untuk 48 kampung,dengan rincian masing-masing kampung menerima Rp.20,Juta,
semua.esuai dengan Regulasi,”terang Winarti.

Dijelaskan Winarti,bantuan Hibah uang yang diberikan harus dipergunakan sesuai dengan peruntukan Pilkakam,sehingga diharapkan dalam pelaksanaanya tercipta rasa Aman dan Nyaman bagi masyarakat d masing-masing kampung.

“Selain bantuan Hibah dari Pemkab,masing-masing kampung yang mengelar Pilkakam juga menerima bantuan minimal 30 juta maksimal 40 Juta yang anggaranya berasal dari Dana Desa (DD) jadi kisaran besaran bantuan di sesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) masing-masing kampung,”bebernya.

Seperti lanjut Winarti,pada satu kampung jumlah DPT berjumlah seribu pemilih maka dibantu dari DD maksimal Rp.30 Juta,jumlah lebih dari seribu hingga dua ribu pemilih dibantu maksimal Rp.35,Juta dan lebih dari dua ribu pemilih maksimal Rp.40 Juta.

“Kampung juga boleh mengunakan 8% DD yang dipergunakan untuk Pencegahan dan Penangulangan Covid-19,apalagi saat ini masa pendemi jumlah terpapar covid-19 atau Omicorn bertambah jadi kita harus ekstra hati-hati Protokol Kesehatan (Prokes) harus diterapkan secara ketat,”ingatnya.

Untuk itu Sambung Winarti dirinya meminta seluruh stake holder maupun pemangku kepentingan untuk turut serta mengawasi jalanya Pilkakam serentak yang akan digelar.pada 17 Maret 2022.

Sebab dirinya berkeyakinan jika seluruh pihak terlibat memantau pelaksanaannya maka Pilkakam serentak akan berjalan sesuai harapan Masyarakat.

“Ini kesempatan kita untuk turut serta membantu dalam hal positif,walaupun ini hajat demokrasi tingkat Kampung namun saya rasa ini juga sangat penting karena nantinya siapapun yang terpilih itu adalah suara masyarakat,yang dipercaya untuk memajukan kampung serta meningkatkan ekonomi masyarakat,”tukasnya.(Nurwan)